AUDIT SURVEILAN QMS PENERAPAN ISO 9001 : 2015 DI BBPOM di DENPASAR

Kepercayaan dan loyalitas masyarakat terhadap instansi pemerintah, sangat ditentukan oleh kesuksesan instansi  tersebut dalam memberikan pelayanan yang paripurna kepada masyarakat. Kepuasan pelanggan merupakan tolok ukur telah diterapkannya Sistem manajemen Mutu/Quality Management System (QMS). Berdasarkan hal ini, maka standardisasi Sistem Manajemen Mutu ISO 9001 tahun 2015 merupakan hal yang sangat penting untuk diterapkan dalam pengelolaan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance). Tahun 2017 adalah tahun pertama pelaksanaan ISO 9001 :2015. Sebagai hal baru, BBPOM di Denpasar tiada henti terus belajar untuk selalu menerapkan system manajemen mutu  yang tepat dan terbaik. Untuk menjamin bahwa Badan POM RI terutama Balai Besar POM di Denpasar telah mengimplementasikan Sistem Manajemen Mutu (QMS) secara konsisten, efektif, efisien dan terintegrasi, serta sesuai persyaratan Sistem Manajemen Mutu ISO 9001 :2015, maka sangat penting untuk mengevaluasi implementasi Sistem Manajemen Mutu secara berkala. Berkaitan dengan hal ini Balai Besar POM di  Denpasar, melaksanakan  Audit Surveilance Sistem Manajemen Mutu ISO 9001, pada tanggal 30 Oktober 2017.

 

Audit Surveilan dibuka oleh Plt. Kepala Balai Besar POM di Denpasar, Drs. I Wayan Eka Ratnata, Apt. Dalam sambutannya Pak Eka menyampaikan harapan kepada seluruh pegawai supaya dapat mempertahankan dan menerapkan ISO 9001 :2015 secara konsisten.  Oleh karena itu BBPOM di Denpasar sangat perlu melaksanakan Audit Surveilan QMS. Audit oleh Auditor Bapak Jahja Mayudin Kurniawan dan Bapak Ara Tadon dari TUV SUD, menghasilkan 3 ( tiga ) temuan minor, dan untuk selanjutnya ditindak lanjuti dan diharapkan akan tercapainya dokumentasi serta sistem implementasi yang semakin konsisten dan paripurna, sehingga pada akhirnya selalu mampu memenuhi harapan pelanggan atau masyarakat Indonesia sesuai manajemen pelayanan publik dengan nilai indeks Kepuasan pelanggan yang exellence.