In House Training Verifikasi dan Validasi Metoda Analisa Pengujian Kimia dan Uji Banding

Suatu laboratorium dinyatakan sebagai laboratorium yang kompeten apabila laboraotrium tersebut telah diakui/diakreditasi oleh badan akreditasi nasional, yang di Indonesia adalah Komite Akreditasi Nasional(KAN). Untuk dapat diakreditasi sebagai laboratorium yang kompeten, laboratorium tersebut harus menerapkan standar ISO/IEC 17025:2017 Persyaratan Umum Kompetensi Laboratorium Penguji/Kalibrasi.

Untuk menjamin mutu dan hasil pengujian sesuai yang dipersyaratkan pada ISO 17025:2017 bahwa metoda yang dilakukan harus di validasi atau di verifikasi, untuk itu   perlu untuk melaksanakan In house training Validasi dan Verifikasi Metoda Analisa Kimia dan Uji Banding antar Laboratorium pada personil  laboratorium penguji sehingga jaminan mutu hasil pengujian dapat diterapkan sesuai ISO/IEC 17025:2017. IHT ini berlangsung selama 2 hari dari tanggal 4-5 November 2021.

Acara IHT Validasi dan Verifikasi Metoda Analisa Kimia ini dibuka langsung oleh Kepala Balai Besar POM di Padang Bapak Firdaus Umar. Beliau menyampaikan bahwa Validasi Metode Uji adalah Untuk mengetahui performance suatu metode secara periodik seiring dengan perubahan kinerja peralatan laboratorium yang digunakan di dalam metode uji tersebut, dan untuk memenuhi persyaratan ISO 17025 yang salah satu klausulnya adalah mensyaratkan validasi atau verifikasi metode uji sehingga presisi dan akurasinya bisa dipertanggung jawabkan.

Verifikasi Metoda ini sangatlah penting dalam pemastian jaminan mutu hasil pengujian. Karena setiap hasil uji yang dikeluarkan oleh suatu laboratorium harus dapat dipertanggungjawabkan keabsahannya. Laboratorium Balai Besar POM di Padang yang setiap tahunnya melakukan pengujian terhadap sampel pihak ke 3 lebih kurang 1500 sampel,dan sampel rutin lebih kurang 3000 sampel, tentu dalam meningkatkan kepercayaan pelanggan harus selalu meningkatkan kompetensi petugasnya agar hasil pengujian yang dilakukan dapat dipercaya dan diakui oleh pelanggan. Salah satunya adalah petugas harus mampu melakukan validasi dan verifikasi metoda, dan memahami prinsip-prinsip dan teori Validasi dan Veriifkasi Metoda.

Narasumber pada IHT ini adalah Bapak Andreas, S.Si, M.Si dari PT. Aljabar Anugrah Selaras. Peserta berjumlah 21 orang dari Laboratorium Pegujian Kimia. Peserta sangat antusias dalam IHT ini. Pada  IHT ini diharapkan semua peserta mampu mengimplementasikan Validasi dan Veriifkasi Metoda Analisa Pengujian Kimia. Dan Laboratorium Balai Besar POM di Padang siap untuk menjadi penyelenggara Uji Banding antar Laboratorium baik Laboratorium di daerah Sumatera Barat maupun antar Balai Besar/Balai POM.

Balai Besar POM di Padang