Palu Bangkit mempertahankan sertifikat ISO 9001:2015

Ditengah pemulihan pascabencana Gempa, Tsunami dan Liquifaksi, BPOM di Palu tetap berkomitmen untuk menerapkan Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2015. Untuk memastikanbahwa BPOM Palu mampu memenuhi persyaratan ISO 9001: 2015 maupun persyaratan perundangan maka BPOM Palumelaksanakan kegiatan Audit resertifikasi ISO 9001: 2015 pada tanggal 22- 23 November 2018. Tujuan audit ini juga untuk memastikan efektifitas system manajemen mutu terutama pada kondisi pasca bencana. Kegiatan Opening meeting diikuti oleh seluruh Pejabat Struktural, Koordinator kegiatan, Penyelia laboratorium, danPerencana. Dalam Opening Meeting Auditor PT TUV SUD Bapak Dian Ardian Kumala menyampaikan apresiasi ataskesiapan BPOM Palu dalam melaksanakan audit resertifikasi terutama dalam kondisi pemulihan pasca bencana yang terjadi di Palu, Sigi dan Donggala. Agenda hari I audit terhadap MR terkait sasaran kinerja sertapencapaiannya, tinjauan manajemen, mitigasi resiko danpenanganan pasca bencana. Audit dilanjutkan pada seksiInformasi dan Komunikasi kemudian Seksi PengujianMikrobiologi. Hari II dimulai dengan audit seksi pengujian kimia, selanjutnyaseksi Pemeriksaan, seksi Penindakan dan terakhir audit tataoperasional di Subbagian Tata Usaha. Dalam closing meeting dipaparkan hasil audit yaitu 5 Improvement dan 5 positive aspek. Positive aspek yang diangkat mengenai peran BPOM Palu pada masa Tanggap Darurat yang tetap melaksanakan Pengawasan dan KIE terhadap donasi obatdan makanan yang masuk ke wilayah bencana, Balai POM Di Palu tetap memiliki komitmen yang baik dan semangat yang tinggi dalam menjalankan Sistem Management Mutu pascabencana alam yang terjadi dengan terus dilakukannya kegiatan-kegiatan demi percepatan pencapaian target. Dari hasil audit iniAuditor PT TUV SUD bapak Ardian menyampaikan bahwaBPOM Palu direkomendasikan meraih sertifikat Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2015.