Peningkatan Kompetensi Estimasi Ketidakpastian Pengujian Mikrobiologi

Dalam rangka penerapan ISO 17025 : 2017, dimana pada  klausul 7.6 laboratorium diharuskan untuk melakukan evaluasi ketidakpastian pengukuran (evaluation of measurement uncertainty), maka Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan di Jakarta mengadakan kegiatan bimbingan teknis sistem mutu dengan tema penentuan estimasi ketidakpastian pengukuran pengujian mikrobiologi. Narasumber kegiatan ini adalah  anggota komite teknis penyusun SNI ISO Measurement uncertainty yang juga merupakan lead asesor KAN, Drs. Rusmadi Eko Priyono,M.Si. Bimbingan teknis dilaksanakan selama dua hari yaitu tanggal 6-7 Februari 2019 di ruang pertemuan Balai Besar POM di Jakarta

Acara dibuka oleh plh plt Kepala BBPOM di Jakarta Drs. Ketut Kusminarno,Apt.,MM., dalam sambutannya beliau mengharapkan agar bimbingan teknis ini dapat dilaksanakan dengan baik dan dapat diaplikasikan dalam kegiatan di laboratorium. Bimbingan teknis yang dilaksanakan selama dua hari menggunakan  metode kuliah dan praktikum simulasi penghitungan. Kegiatan berjalan dengan lancar dan semua peserta kegiatan berpartisipasi aktif.

Kegiatan ini dapat diterapkan untuk perhitungan estimasi ketidakpastian pengujian mikrobiologi dengan mengumpulkan data yang ada di laboratorium maupun dengan pengadaan data baru melalui pengujian sampel yang sama. Diharapkan dengan adanya pelatihan ini dapat meningkatkan kompetensi penguji di laboratorium mikrobiologi terutama tentang estimasi ketidakpastian pengukuaran (Measurement uncertainty).